Pengertian Penyerbukan Pada Tumbuhan Dan Bunga Beserta Macam - Macam Penyerbukan Beserta Contoh Lengkap

Advertisement

https://2.bp.blogspot.com/-xW8FNzMmlLA/XBTJQ4GctJI/AAAAAAAACSc/u2B8zh2v36QAHKKbTVCMeOvRTuiPKOCWwCLcBGAs/s1600/rtb_970x90.jpg

Pengertian Penyerbukan Pada Tumbuhan Dan Bunga Beserta Macam - Macam Penyerbukan Beserta Contoh Lengkap

Friday, 28 August 2020




Mengenal tentang Penyerbukan pada Bunga

Penyerbukan adalah sebuah peristiwa alami jatuhnya serbuk sari lalu menempel pada kepala putik sehingga terjadi proses pembuahan sempurna pada bunga dan melalui proses fotosintesis.  Serangga adalah jenis hewan yang melakukan bantuan penyerbukan terhadap bunga dengan tingkat kesuksesan tertinggi. Hubungan yang terjalin antara serangga dan bunga adalah bentuk jalinan simbiosis yaitu hubungan yang sama sama menguntungkan, yaitu Bunga memberi fasilitas pada serangga dengan banyak nutrisi sedangkan bunga diuntungkan karena serangga membantu mempercepat penyerbukan yang jarang terjadi kegagalan.
Penyerbukan, atau polinasi (pollination cf. pollen, “serbuk sari”), adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan stigma. dalam sebagian besar bunga, acara ini berarti “jatuh pada bagian kepala putik”. penyerbukan adalah bagian penting dari proses reproduksi tumbuhan biji. stigma yang sudah matang biasanya mengeluarkan lendir yang berisi larutan gula dan zat-zat lain yang diperlukan untuk perkecambahan serbuk sari.
Jika serbuk sari jatuh pada stigma “kepala putik” bahwa dalam keadaan normal ia akan menyerap cairan yang dihasilkan oleh putik, maka akan membengkak dan berkecambah. pada saat itu salah satu dari pori-pori di dinding luarpolen akan pecah.
Oleh karena itu butir polen terus menerus menyerap cairan dari stigma maka volume yang semakin besar dan isi polen (protoplasma + dua unit inti) yang terbungkus oleh selaput tipis dan lunak bisa keluar melalui pori-pori yang telah pecah  sebagai tabung polen (pollen tube ).
Sebelum perkecambahan, serbuk sari biji-bijian masing-masing berisi dua inti buah disebut nukleus vegetatif dan generatif inti. pada saat mulai berkecambah, inti generatif (juga disebut sperma inti) membagi sehingga tabung polen ada dua sperma inti (sperm nuclei) dan inti vegetatif (tube nucleus). pertumbuhan tabung polen diatur sepenuhnya oleh inti vegetatif, sedangkan tugas kedua dari nukleus sperma melakukan fertilisasi bakal biji. Polen yang berkecambah diatas kepala putik stigma akan tumbuh memanjang ke bawah dan ke saluran tangkai putik (carnalis stylinus) menuju ruang (ovarium) sampai ujung menyentuh embrio (saccus embrionalis).
Dengan demikian tabung polen harus lebih panjang dari putik tangkai. secara umum, pertumbuhan tabung polen dalam saluran putik tangkai berjalan lambat. untuk mencapai ruang, buah biasanya akan memakan waktu 5-60 jam. namun, kadang-kadang bisa sampai 5 hari atau lebih. Penyerbukan berhasil akan segera diikuti oleh pertumbuhan bubuk buluh memasuki saluran putik menuju bakal biji. dalam bakal biji terjadi peristiwa penting berikutnya, pembuahan.

Macam-macam Penyerbukan

Macam-macam Penyerbukan Berdasarkan Asal Serbuk Sari

Macam-macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya, ada empat macam penyerbukan yaitu penyerbukan sendiri (autogami), penyerbukan tetangga (geitonogami), penyerbukan silang (alogami), dan penyerbukan bastar (hybridogamy).
  • Penyerbukan Sendiri (Autogami)
Macam-macam penyerbukan yang pertama adalah penyerbukan sendiri atau biasa disebut sebagai autogomi merupakan jenis penyerbukan pada suatu bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga itu sendiri.Artinya, serbuk sari yang jatuh ke kepala putih pada bunga itu sendiri. Penyerbukan ini secara tidak umum tidak menghasilkan keturunan yang bervariasi. Ciri-ciri penyerbukan sendiri bunganya termasuk bunga sempurna yang memiliki kelamin jantan dan betina dalam 1 bunga saja.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan sendiri antara lain adalah mangga, jambu, bunga turi, bunga sepatu, rambutan, bunga telang, dan lain-lain.
  • Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)
Macam-macam penyerbukan berikutnya adalah penyerbukan tetangga atau geitonogami. Penyerbukan ini merupakan jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan tersebut. Artinya serbuk sari jatuh ke kepala putik pada bunga lain, tapi bunga itu masih terletak pada tumbuhan itu sendiri.Penyerbukan tetangga ini terjadi karena bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan tersebut tidak berada dalam satu bunga, sehingga membutuhkan 2 bunga dalam tumbuhan yang sama untuk melakukan proses penyerbukan.Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan tetangga antara lain adalah jagung, padi, kelapa, kelapa sawit, mawar merah, mawar putih, dan lain-lain.

Macam-macam Penyerbukan Berdasarkan Asal Serbuk Sari Lainnya

  • Penyerbukan Silang (Alogami)
Pada penyerbukan silang atau alogami,  jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lainnya yang masih dalam jenis yang sama. Artinya serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda tumbuhan, tapi masih sejenis.Penyerbukan ini kerap disebut dengan istilah persilangan atau kawin silang. Penyerbukan silang umumnya menghasilkan variasi keturunan karena perpaduan dua sifat tumbuhan induk.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan silang antara lain adalah melinjo, kamboja, pinus, mawar, dan lain-lain. Umumnya semua tumbuhan bisa melakukan penyerbukan silang, khususnya dengan bantuan manusia.
  • Penyerbukan Bastar (Hybridogamy)
Penyerbukan bastar biasa disebut juga dengan hybridogamy, merupakan jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lainnya yang berbeda jenis atau setidaknya mempunyai satu sifat beda.Pada prosesnya, serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda varietas. Penyerbukan bastar umumnya akan menghasilkan varietas maupun spesies baru.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan bastar seperti mawar merah dengan mawar putih, lili kuning dengan lili merah mudah, jambu batu merah dan jambu batu putih, dan lain-lain.

Macam-macam Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya

Macam-macam penyerbukan berdasarkan perantaranya terbagi menjadi empat. Macam-macam penyerbukan tersebut berupa penyerbukan sendiri (autogami), penyerbukan tetangga (geitonogami), penyerbukan silang (alogami), dan penyerbukan bastar (hybridogamy).
  • Penyerbukan dengan Angin (Anemogami)
Penyerbukan ini disebut juga dengan istilah anemogami atau anemofili. Jenis penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena bantuan angin yang berhembus.
Pada proses penyerbukan ini terjadi saat angin meniup serbuk sari sehingga terlepas dari tangkainya sehingga ia dapat masuk ke dalam kepala putik. Penyerbukan dengan bantuan angin umumnya terjadi pada bunga dengan mahkota kecil dan warnanya tidak mencolok.
Selain itu, bunga pada penyerbukan ini biasanya tidak mempunyai kelenjar madu (nektar), serbuk sarinya ringan, kepala putiknya besar, mempunyai tangkai sari yang panjang, dan jumlah serbuk sarinya banyak.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan angin antara lain adalah kelapa, rumput, jagung, padi, kelapa sawit, dan lain-lain.
  • Penyerbukan dengan Hewan (Zoidiogami)
Penyerbukan ini berproses melalui bantuan hewan yang punya istilah zoidiogami atau zoidofili. Macam penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena bantuan hewan seperti kupu-kupu, lebah, kelelawar, siput, burung, atau serangga lainnya.Penyerbukan dengan bantuan hewan umumnya terjadi pada tumbuhan dengan bunga yang menarik. Ciri-cirinya bunga memiliki mahkota berukuran besar serta warna mahkotanya yang mencolok dan berwarna-warni.Selain itu, biasanya bunganya memiliki bauh harum dan memiliki kelenjar madu (nektar). Penyerbukan dengan bantuan hewan termasuk jenis penyerbukan yang paling banyak terjadi.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan hewan antara lain adalah mawar, melati, kenangan, sepatu, dan lain-lain.

Macam-macam Penyerbukan Berdasarkan Perantaranya Lainnya

  • Penyerbukan dengan Air (Hidrogami)
Penyerbukan dengan bantuan air disebut juga dengan istilah hidrogami atau hidrofili. Jenis penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena air, yang membuat serbuk sari jatuh ke kepala putik.Proses penyerbukan ini terjadi karena bunga tumbuhan terendam air, bisa juga terjadi karena terkena air hujan, atau karena tumpahan air lainnya. Hal ini membuat serbuk sari rontok dan mendekati kepala putik. Tidak ada ciri khusus bunga yang melakukan penyerbukan jenis ini.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan air antara lain adalah ganggang, hydrilia, dan lain-lain.
  • Penyerbukan Bantuan Manusia (Antropogami)
Macam-macam penyerbukan yang terakhir dibantu oleh bantuan manusia. Jenis penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena campur tangan manusia.Ada beberapa tumbuhan yang tidak memungkinkan terjadinya proses penyerbukan jika tidak dibantu oleh manusia. Ciri-ciri tumbuhannya adalah memiliki serbuk sari dan kepala putik yang tidak dalam satu bunga tunggal, serta serbuk sarinya sulit rontok.
Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan manusia antara lain adalah salak, vanili, semangka, buah naga, dan lain-lain.



Proses Terjadinya Penyerbukan pada Bunga

 

  1. Penyerbukan adalah sebuah peristiwa alami jatuhnya serbuk sari lalu menempel pada kepala putik sehingga terjadi proses pembuahan sempurna pada bunga dan melalui proses fotosintesis.  Serangga adalah jenis hewan yang melakukan bantuan penyerbukan terhadap bunga dengan tingkat kesuksesan tertinggi. Hubungan yang terjalin antara serangga dan bunga adalah bentuk jalinan simbiosis yaitu hubungan yang sama sama menguntungkan, yaitu Bunga memberi fasilitas pada serangga dengan banyak nutrisi sedangkan bunga diuntungkan karena serangga membantu mempercepat penyerbukan yang jarang terjadi kegagalan.
  2. Tangkai bunga – Berfungsi sebagai tempat penyanggah atau penopang kuat agar posisi bunga berada pada kondisi terbaiknya
  3. Kelopak bunga – Berfungsi sebagai media yang dapat menjaga dan menjadi penunjang kekuasaan mahkota bunga untuk melakukan gerakan berkembang atau berkuncup
  4. Mahkota bunga – Berfungsi sebagai pemikat atau pesona daya tarik untuk serangga agar datang dan singgah lalu melakukan bantuan penyerbukan
  5. Benang sari (alat reproduksi jantan) – Fungsi benang sari pada tumbuhanadalah melakukan pembuahan pada kepala putik
  6. Putik bunga (alat reproduksi betina) – Putik mempunyai dua bagian yaitu Kepala putik dan Tangkai putik dimana keduanya Berfungsi menerima pembuahan dari benang sari jantan
Cara penyerbukan pada bunga oleh serangga
  • Ketika serangga (kupu kupu, lebah madu atau kumbang) singgah dan hinggap dibagian bagian bunga yang tujunnya untuk menghisap sari madu, tanpa sengaja kakinya menginjak serbuk sari yang menyebabkan ratusan serbuk sari itu melekat pada kakinya.
  • Dan ketika serangga berpindah pada bagian kepala putik untuk menghisap sari madu yang lain maka serbuk sari yang tadi melekat pada kakinya akan berjatuhan dan menempel pada kepala putik dalam jumlah yang cukup banyak.
Berikut adalah penjelasan mengenai proses terjadinya penyerbukan pada bunga :
  1. Penyerbukan persilangan (Allogami) – Serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga yang berbeda keluarga tetapi masih satu suku misalnya pada kantil dan kenanga
  2. Penyerbukan bukan satu keluarga atau serumah (Geitonogami) – yaitu dengan cara serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga lain namun masih satu ekosistem
  3. Penyerbukan yang dilakukan dirinya sendiri (Autogami) – Penyerbukan alami dimana serbuk sari jatuh lalu menepel dikepala putik karena hembusan angin atau getaran bumi
  4. Penyerbukan bastar (Hybridogamy) – Serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga dan jenis tumbuahn lain tetapi masioh masuk kategori satu rumpun, misalnya  serbuk sari Cabe hijau jatuh pada putik cabe rawit kecil.

Penyebab terjadi Kegagalan Penyerbukan.

Penyerbukan adalah cara perkawinan antara bunga betina dan jantan yang saling bertemu lalu terjadi pembuahan. Namun tidak semua pembuahan berhasil tanpa bantuan manusia.
Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab terjadinya gagalnya penyerbukan :
  • Hujan turun dengan lebat
  • Tidak adanya serangga yang membantu penyerbukan
  • Serangan hama serangga perusak
  • Perpindahan tumbuhan  pada pot baru
  • Penyemprotan insektisida yang berlebihan
  • Alat reproduksi bunga jantan dan betina mempunyai jenis rumpun yang berbeda misalnya bunga buah salak dan bunga kemuning
  • Kepala putik atau serbuk sari tidak sengaja dikencingi kucing, tikus atau anjing
  • Bunga jantan dan bunga betina  dengan jenis yang sama tetapi berada pada tempat yang berbeda
  • Bunga jantan dan bunga betina adalah tumbuhan dengan jenis yang sama tetapi tidak berada dalam satu gerombolan atau satu tanaman.
  • terjadi kasus Dikogami yaitu Ketika putik dan benang sari tidak mempunyai kesiapan kematangan secara bersamaan yang sering disebut Dikogami.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Penelusuran yang terkait dengan proses penyerbukan

  • proses penyerbukan dan pembuahan
  • gambar proses penyerbukan pada bunga
  • proses penyerbukan padi
  • penyerbukan sendiri
  • penyerbukan silang
  • macam macam penyerbukan
  • penyerbukan tetangga
  • penyerbukan bastar